Kunjungi Wisata Anti-mainstream di Jepang

Apakah kalian pernah mendengar atau bahkan sering mendengar tentang keindahan yang ada di Negara Jepang ini? Negara yang memiliki kedisiplinan dan juga memiliki keindahan bunga sakura setiap tahunnya. Meskipun disana memiliki destinasi wisata yang menakjubkan ternyata Jepang juga memiliki wisata yang anti mainstream juga lho dan masih banyak orang yang belum mengetahui wisata anti mainstream tersebut. Berikut adalah wisata anti mainstream yang ada di Jepang yang bisa kalian kunjungi pada saat kalian berlibur ke Jepang.

Geibikei Gorge (Geibi Gorge)

Geibikei Gorge atau panggilan singkatnya Geibi Gorge ini tempat wisata yang ada di Nagasaka Azamachi, Higashiyama-cho, Ichinoseki. Ini adalah salah satu tempat wisata anti mainstream di Jepang! Karena, pengunjung akan berwisata naik perahu melihat pemandangan indah berlayar di sungai Satetsu yang sisi kanan kirinya adalah tebing yang tinggi. Kalau di Indonesia wisata seperti ini bisa dinikmati di situs tangkasnet Green Canyon, Pangandaran, nah kalau di Jepang kalian bisa ke Geibi Gorge. Jadi apa saja sih yang bisa kita nikmati di Geibi Gorge, destinasi wisata anti mainstream di Jepang ini?

  • Pertama, kalian akan diajak berlayar naik perahu selama 90 menit. Lalu kalian akan diajak lebih dekat melihat batu batu setinggi 50 meter yang ditumbuhi berbagai jenis tumbuhan.
  • Kedua kalian bisa memberi makan ikan ikan yang ada di sungai, ikan ikan di sungai Satetsu ini sangat terlihat karena air sungainya yang sangat jernih. Oh Ya kalian tidak perlu takut saat kecebur di sungai, karena sungainya dangkal lho! Kedalamannya hanya sepinggang orang dewasa.
  • Ketiga, selama perjalanan kalian akan mendengarkan lagu klasik jepang yang berjudul Geibi Oiwake. Dan selama perjalanan kalian tidak akan merasa bosan, karena nahkoda akan terus berbicara menceritakan Geibi Gorge dan melempar lelucon lelucon.
  • Keempat, ditengah perjalanan nanti perahu akan berhenti, dan kita akan diajak turun dari perahu untuk menguji keberuntungan kita. Jadi tepi sungai telah tersedia undama yakni batu keberuntungan yang dijual 100 yen untuk 5 batu.

Dimasing-masing undama terdapat tulisan kanji yang mewakili permohonan kita, seperti kesusesan, percintaan, dll. Lalu kalian bisa melemparkan batu tersebut kedalam lubang batu yang adanya di seberang sungai. Dipercaya barang siapa yang dapat mencapai target masuk batu tersebut kedalam lubang, maka permohonan akan terkabul.

Yamadera – Kuil di atas Gunung

Nah! Yamadera. Yamadera atau dikenal dengan Risshaku Ji adalah kuil yang terkenal dengan keindahan pemandangannya. Arti kata ‘Yamadera’ sendiri dalam bahasa jepang adalah ‘Kuil di atas Gunung’. Disini kita bisa melihat deretan pegunungan Yamagata yang sangat indah. Kuil ini dibangun sejak tahun 860, disini juga kita bisa belajar perkembangan agama Buddha di Jepang dan sejarah kota Yamagata. Tapi, kalian harus mendaki kurang lebih 30 menit sebelum sampai ke kuil di atas gunung ini.

Kalau kalian tidak kuat mendaki, tenang! kalian tetap bisa kunjungi kuil kuil yang ada di bawah yang tidak perlu untuk mendaki. Jadi, tak akan kecewa deh bila memang terpaksa harus gagal mampir ke destinasi wisata anti mainstream di Jepang yang satu ini. Nah kalau kalian yang berani dan kuat untuk mendaki, di tengah perjalanan nanti kalian akan melihat Gerbang Niomon dan Mida Hora. Disini kalian sudah bisa melihat pemandangan yang indah. Jika kalian melanjutkan pendakian, nanti kalian akan sampai di Aula Godaido, ini adalah titik tertinggi dari kuil Yamadera. Disini kita bisa melihat panorama yang sangat indah.

Ngarai Naruko Gorge

Ngarai Naruko Gorge adalah salah satu tempat dimana kita bisa menyaksikan pemandangan  musim gugur di Tohoku. Kalau kalian berkunjung ke Jepang di pertengahan bulan Oktober hingga bulan November, kalian wajib banget berkunjung ke tempat ini!

Selain bisa menyaksikan musim gugur, disini juga ada Lembah Naruko. Lembah ini terbentang di tepi jalan sepanjang 2 kilometer dari timur ke barat. kalian juga bisa foto di atas jembatan Fukazawa, disini kalian bisa melihat seluruh sisi pemandangan! Seru banget ya. Untuk kalian yang suka tantangan, kalian bisa menyusuri trek ke Tepi Sungai Oyakawa, waktu yang ditempuh kurang lebih 45 menit. Disini kalian harus melewati anak tangga yang agak curam agar sampai ke tepi sungai. Nah sepanjang perjalanan trek banyak banget spot foto yang tidak kalah indahnya.

Tottori Sand Dunes

Tottori Sand Dunes adalah gumuk pasir di Jepang. Iya, objek wisata gumuk pasir ini memang belum terlalu populer bagi sebagian orang. Biasanya orang jepang menyebut tempat wisata ini Tottori Sakyu. Disini kalian bisa merasakan Jepang rasa Timur Tengah. Jadi Tottori Sand Dunes ini adalah gumuk pasir yang terbentuk secara alami. Proses pembentukan nya sendiri terbilang panjang. Dimulai dari pasir sungai Sendai yang terbawa arus hingga menumpuk di bibir pantai tottori, yang kemudian menumpuk ribuan tahun hingga jadilah gumuk pasir yang tinggi, hingga mencakup area seluas 16 kilometer ini.

Disini, kalian bisa merasakan sandboarding di gumuk pasir. Dan jika kalian lelah menyusuri bukit, kalian bisa sewa unta kok. Ongkosnya hanya sekitar 1200 yen/orang loh! Kapan lagi bisa naik unta di negeri sakura? Sungguh Destinasi Wisata Anti Mainstream Di Jepang yang menarik dan patut untuk dikunjungi bukan?

Wakayama Nachi Falls

Kalau kalian sedang mencari air terjun tertinggi yang ada di Jepang, maka Wakayama Falls lah jawabannya. Sesuai namanya, air terjun ini berada di kaki gunung Nachi, dan terletak sekitar 133 meter dari permukaan pijakan air kolamnya.

Berkat ketinggiannya, bunyi hantaman air yang menerpa bebatuan yang ada di bawah air terjun dapat kita dengar dari kejauhan. Dan pada situasi normal, kita sudah bisa merasakan percikan air dari radius 40 meter dengan intensitas normal. Selain terkenal indah, destinasi wisata anti mainstream di Jepang yang satu ini merupakan salah satu wisata religi bagi pemeluk agama Budha loh! Namun tentunya, kalian harus sedikit bergeser ke Kuil Kumano Hongu Taisha terlebih dahulu ya!

Amanohashidate 

Destinasi wisata anti mainstream di Jepang yang satu ini berada d sebelah utara kota Kyoto. Atau lebih tepatnya, 125 Km dari Kyoto, dan dapat ditempuh dalam kurun waktu 2 jam bila kalian menggunakan kereta dari Kyoto ataupun Osaka. Di destinasi wisata ini, kalian dapat menjumpai Amanohashidate Sandbar atau gosong pasir. Seperti yang kita tahu, untuk membentuk daratan yang berada di tengah laut secara alami, agaknya akan memakan waktu hingga ratusan tahun. Uniknya, gosong pasir Amanohashidate ini tidak ada duanya di negeri sakura. Keren banget kan?

Selain unik, pemandangan yang dapat dilihat dari tepi daratan utama ke arah lautnya juga cukup menakjubkan. Betapa tidak? Dari sini, kalian dapat langsung melihat gundukan gosong pasir tadi yang seolah berujung di langit. Oleh karenanya tak mengherankan, bila tempat ini dijuluki “jembatan menuju ke langit” oleh penduduk lokal. Serunya lagi, kini kalian bias mengamati indahnya Amanohashidate dari kereta gantung! Ingin melihatnya secara langsung di musim liburan nanti? Rencanakan moment liburan kalian ke destinasi wisata Anti Mainstream di Jepang ini.

«

Comments are closed.